LAPORAN BACAAN "8"
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuhu
Hai teman-teman. Selamat datang di Nami's widlstr_Blog yaa. Pada kesempatan kali ini, saya Nurrahmi Widya Lestari akan menyampaikan hasil laporan bacaan saya lagi mengenai tugas laporan bacaan dari mata kuliah Magang 1 yang diampu oleh Dosen Ibu Farninda Aditya, M.Pd.
Selamat membaca semua nya ....
BAHAN AJAR
Ø Pengertian Bahan Ajar
-
Bahan
ajar merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran. Sebagaimana
Mulyasa (2006: 96) mengemukakan bahwa bahan ajar merupakan salah satu bagian
dari sumber ajar yang dapat diartikan sesuatu yang mengandung pesan
pembelajaran, baik yang bersifat khusus maupun yang bersifat umum yang dapat
dimanfaatkan untuk kepentingan pembelajaran.
-
Widodo
dan Jasmadi dalam Ika Lestari (2013: 1) menyatakan bahwa bahan ajar adalah
seperangkat sarana atau alat pembelajaran yang berisikan materi pembelajaran,
metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang didesain secara sistematis
dan menarik dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu mencapai
kompetensi dan subkompetensi dengan segala kompleksitasnya.
-
Bahan
ajar adalah suatu bahan/materi pelajaran yang disusun secara sistematis yang
digunakan guru dan siswa dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan yang
diharapkan.
Ø Fungsi Bahan Ajar
-
Bagi
pendidik, antara lain dapat menghemat waktu mengajar, mengubah peran pendidik
menjadi seorang fasilitator, proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan
interaktif serta sebagai alat evaluasi pencapaian hasil belajar.
-
Bagi
peserta didik, antara lain menjadikan peserta didik dapat belajar tanpa harus
ada pendidik atau teman peserta didik yang lain, dapat belajar kapan saja dan
dimana saja, dapat belajar sesuai kecepatannya masing-masing peserta didik,
dapat belajar menurut urutan yang dipilihnya sendiri, membantu potensi peserta
didik untuk menjadi pelajar yang mandiri, serta dapat dijadikan sebagai pedoman
bagi peserta didik yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses
pembelajaran dan merupakan substansi kompetensi yang seharusnya dipelajari atau
dikuasainya.
Ø Jenis-jenis Bahan Ajar
-
Bahan
ajar yang sengaja dirancang untuk belajar. Bentuk bahan ajar ini antara lain
buku, lembar kegiatan siswa (LKS) dan modul. Bahan ajar yang dirancang umumnya
digunakan sebagai bahan presentasi, bahan referensi, dan bahan belajar mandiri.
-
Bahan
ajar yang tidak dirancang namun dapat dimanfaatkan untuk belajar, misalnya
kliping, koran, film, iklan atau berita.
-
Bahan
ajar cetak (printed): seperti handout, buku, modul, lembar kegiatan siswa,
brosur, leaflet, wallchart, foto/gambar, dan model/maket.
-
Bahan
ajar audio: seperti radio, piringan hitam, dan compact disk (CD) audio.
-
Bahan
ajar audio visual: seperti video compact disk (VCD) dan film.
-
Bahan
ajar multimedia interaktif: seperti CAI (Computer Assisted Instruction), CD
multimedia interaktif, dan bahan ajar berbasis web.
Ø Manfaat Bahan Ajar
·
Pendidik
akan memiliki bahan ajar yang dapat membantu dalam melaksanakan kegiatan
pembelajaran. Dengan digunakannya bahan ajar maka pasti didapatkan kekurangan
sehingga semakin lama semakin sempurna dan semakin berkualitas pula bahan ajar
yang kita punya.
·
Kegiatan
pembelajaran yang dilaksanakan lebih menarik dan mengesankan. Peserta didik
juga tidak akan bosan karena adanya bahan ajar sehingga ada waktu untuk tidak
sekedar mendengarkan penjelasan dari guru.
·
Peserta
didik lebih banyak mendapatkan kesempatan untuk belajar secara mandiri dengan
bimbingan berbagai petunjuk bahan ajar dari pendidik. Mereka bisa memilih waktu
yang nyaman bagi mereka untuk belajar. Selain itu juga dengan banyaknya
aktifitas tentu akan membantu mereka dalam mencapai tujuan pembelajaran.
·
Peserta
didik mendapatkan kemudahan dalam mempelajari setiap kompetensi yang harus
dikuasainya
Ø Karakteristik Bahan Ajar
-
Karakteristik
Bahan Ajar Self Contained yaitu seluruh materi pelajaran dari satu unit
kompetensi atau subkompetensi yang dipelajari terdapat di dalam satu bahan ajar
secara utuh.
-
Karakteristik
Bahan Stand Alone (berdiri sendiri) yaitu bahan ajar yang dikembangkan tidak
tergantung pada bahan ajar lain atau tidak harus digunakan bersama-sama dengan
bahan ajar lain.
-
Karakteristik
Bahan Adaptive yaitu bahan ajar hendaknya memiliki daya adaptif yang tinggi
terhadap perkembangan ilmu dan teknologi.
-
Karakteristik
Bahan User Friendly yaitu setiap instruksi dan paparan informasi yang tampil
bersifat membantu dan bersahabat dengan pemakainya, termasuk kemudahan pemakai
dalam merespon dan mengakses sesuai dengan keinginan.
Ø Prinsip-prinsip Pemilihan Bahan Ajar
-
Prinsip
relevansi ialah prinsip keterkaitan. Bahan pembelajaran harus relevan atau ada
kaitannya dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar. Contohnya : jika
kompetensi yang harus dikuasai peserta didik berupa hafalan fakta, maka bahan
ajar yang diajarkan harus berupa hafalan fakta.
-
Prinsip
konsistensi ialah prinsip keajegan. Jika kompetensi dasar yang harus dikuasai
peserta didik berjumlah empat macam, maka bahan ajar yang harus diajarkan juga
harus berjumlah empat macam. Contohnya jika kompetensi dasar yang harus
dikuasai peserta didik adalah keterampilan menulis empat macam karangan, maka
materi yang diajarkan juga harus meliputi keterampilan menulis empat macam
karangan.
-
Prinsip
kecukupan, artinya bahan yang diajarkan harus cukup atau memadai untuk membantu
peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran (menguasai standar kompetensi
dan kompetensi dasar ). Bahan ajar tidak boleh terlalu sedikit atau terlalu
banyak karena jika terlalu sedikit akan mengakibatkan peserta didik sulit untuk
mencapai tujuan pembelajaran. Sedangkan jika terlalu banyak hanya akan mengakibatkan
ketidakefisienan waktu dan tenaga.
Ø Langkah-langkah Pemilihan
Kriteria pokok pemilihan materi
pembelajaran adalah standar kompetensi dan kompetensi dasar.
-
Identifikansi
aspek-aspek yang terdapat dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar.
Setiap standar kompetensi dan kompetensi dasar memiliki aspek yang berbeda baik
materi ajar, maupun strategi pengajarannya. Jenis materi fakta tentu menghendaki
referensi yang lengkap seperti ensiklopedi dan rumus-rumus secara akurat.
Materi bersifat fakta pun dengan segera akan menuntut cara mengajar yang
spesifik misalnya dengan memberikan cara menghafalkan unsur kimia dengan
jembatan keledai.
-
Identifikasi
jenis-jenis materi bahan ajar.
Jenis materi
diketahui bervariasi seperti materi bersifat fakta, konsep, prinsip, prosedur.
Selain itu terdapat jenis materi yang menekankan pada ranah afektif,
psikomotor. Pada pembelajaran sains materi yang bersifat prinsip dan prosedural
akan memilih strategi pengajaran praktikum. Berbagai jenis praktikum memiliki
variasinya. Prkatikum yang bersifat guided dan free discovery/inquiry
menghendaki variasi referensi yang harus diperoleh siswa baik melalui internet,
perpustakaan, maupun wawancara pakar. Materi yang bersifat afektif seperti
pemberian respon, penerimaan (apresiasi), internalisasi, dan penilaian. Materi
pembelajaran aspek motorik terdiri dari keterampilan siswa dalam menggunakan
mikroskop dan melakukan titrasi zat.
-
Memilih
bahan ajar yang sesuai atau relevan dengan standar kompetensi dan kompetensi
dasar.
Bahan ajar
mengacu pada standar kompetensi dan kompetensi dasarnya. Dengan mengacu pada
kompetensi dasar, kita akan mengetahui apakah materi yang harus kita ajarkan
berupa fakta, konsep, prinsip, prosedur, aspek sikap, atau psikomotorik.
-
Memilih
sumber bahan ajar.
Sumber bahan
ajar dapat diperoleh melalui internet, buku, wawancara pakar, ensiklopedi,
kliping koran atau majalah yang tepat.
Ø Sumber Bahan Ajar
-
Buku
teks
Buku teks yang
diterbitkan oleh berbagai penerbit dapat dipilih untuk digunakan sebagai sumber
bahan ajar. Buku teks yang digunakan sebagai sumber bahan ajar untuk suatu
jenis mata pelajaran tidak harus hanya satu jenis, apa lagi hanya berasal dari
satu pengarang atau penerbit. Gunakan sebanyak mungkin buku teks agar dapat diperoleh
wawasan yang luas.
-
Laporan
hasil penelitian
Laporan hasil
penelitian yang diterbitkan oleh lembaga penelitian atau oleh para peneliti
sangat berguna untuk mendapatkan sumber bahan ajar yang aktual atau mutakhir.
-
Jurnal
(penerbitan hasil penelitian dan pemikiran ilmiah).
Penerbitan
berkala yang berisikan hasil penelitian atau hasil pemikiran sangat bermanfaat
untuk digunakan sebagai sumber bahan ajar. Jurnal-jurnal tersebut berisikan
berbagai hasil penelitian dan pendapat dari para ahli di bidangnya masing-masing
yang telah dikaji kebenarannya.
-
Pakar
bidang studi
Pakar atau ahli
bidang studi penting digunakan sebagai sumber bahan ajar. Pakar tadi dapat
dimintai konsultasi mengenai kebenaran materi atau bahan ajar, ruang lingkup,
kedalaman, urutan, dsb.
-
Profesional
Kalangan
profesional adalah orang-orang yang bekerja pada bidang tertentu. Kalangan
perbankan misalnya tentu ahli di bidang ekonomi dan keuangan. Sehubungan dengan
itu bahan ajar yang berkenaan dengan ekonomi dan keuangan dapat ditanyakan pada
orang-orang yang bekerja di perbankan.
-
Buku
kurikulum
Buku kurikulum
penting untuk digunakan sebagai sumber bahan ajar. Karena berdasarkan kurikulum
itulah standar kompetensi, kompetensi dasar, dan materi bahan dapat ditemukan.
-
Penerbitan
berkala seperti harian, mingguan, dan bulanan.
Penerbitan
berkala seperti koran banyak berisikan informasi yang berkenaan dengan bahan
ajar suatu mata pelajaran. Penyajian dalam koran-koran atau mingguan
menggunakan bahasa populer yang mudah dipahami.
-
Internet
Bahan ajar
dapat pula diperoleh melalui jaringan internet. Di internet kita dapat memperoleh
segala macam sumber bahan ajar. Bahkan satuan pelajaran harian untuk berbagai
mata pelajaran dapat kita peroleh melalui internet. Bahan tersebut dapat
dicetak atau dikopi.
-
Media
audiovisual (TV, Video, VCD, kaset audio)
Berbagai jenis
media audiovisual berisikan pula bahan ajar untuk berbagai jenis mata
pelajaran. Kita dapat mempelajari kehidupan di gunung berapi, di laut, dan di
hutan belantara melalui siaran televisi.
-
Lingkungan
(alam, sosial, seni budaya, teknik, industri, dan ekonomi).
Berbagai
lingkungan seperti lingkungan alam, sosial, seni budaya, teknik, industri, dan
lingkungan ekonomi dapat digunakan sebagai sumber bahan ajar. Untuk mempelajari
abrasi atau penggerusan pantai, jenis pasir, dan gelombang pasang misalnya kita
dapat menggunakan lingkungan alam berupa pantai sebagai sumber.
Demikianlah blog yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat buat semua nya.
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuhu

Komentar
Posting Komentar